There are currently 1030 movies on our website.
Zyngaqq Ibcqq Sboqq AduQQ FT95 GarudaQQ RatuQQ

Pejabat Bayar Janda Cantik (2016)

0
( High Quality )

Pejabat Bayar Janda Cantik Nonton Film Bokep

Pejabat Bayar Janda Cantik Tapi aku lebih terkejut lagi Ternyata, Nonton Film Bokep perempuan ini berwajah sangat cantik. Memang usianya sudah tak muda lagi, kira-kira sekitar 32 tahunan. Tapi wajahnya masih terlihat segar, tak bosan aku memandangnya. Putih bersih dan lembut. Aku berpura-pura mencari barang yang akan kubeli, padahal niat semula cuma mau beli rokok aja.hehehe…. Sambil terus menerus mencuri kesempatan memandang wajahnya. Sesekali kuajak ngobrol dia juga. Suaranya pun terdengar lembut, selembut wajahnya. Pikiranku ngeresku timbul lagi. Membayangkan suara rintihannya ketika memeknya ditembus kontolku.

Dari obrolan yang kita buat disitu kutahu kalau dia soerang ibu beranak tiga. Kaget juga aku waktu kutahu dia sudah punya 3 anak. Menurutku, dia masih pantas jadi mahasiswi. Saat itu suaminya kerja danpulangnya sore. Nonton Film Bokep Sementara anak-anaknya sedang sekolah. Warungnya jadi satu sama rumah tempat tinggalnya.

“Ni di warung sendirian ya mbak ?” komentarku, keceplosan saking semangatnya. “Iya, Pak. Paling sebentar lagi anak-anak juga pulang,” jawabnya tanpa curiga.Pikiranku masih membayangkan tubuhnya kalau sedang telanjang. Tiba-tiba ide jahatku melintas begitu saja ketika kulihat sebilah pisau dagangan yang dipajang. Cepat sekali itu terjadi. Lalu aku mengambil dagangan asal-asalan kemudian kutaruh di meja kasir dihadapannya.

“Mbak ada toilet gak, tiba-tiba aku kebelet pipis nih?” kataku, Nonton Film Bokep mulai menjalankan ide jahatku. “Aduh gimana ya?” katanya bingung. Aku tahu kalau dia bingung, karena dia sendirian di rumah. “Aduh mbak aku sudah gak tahan nih” kataku sambil pura-pura meremas selangkanganku di hadapannya. Kulihat wajahnya memerah. “Tapi tunggu sebentar ya pak… Biarku bersihakan dulu kamar mandinya,” sahutnya sambil berjalan ke dalam.

Ketika dia berjalan ke belakang, aku langsung menutup pintu warung dan menguncinya. Lalu, kuambil pisau dagangan yang dipajang dan menyusul ke belakang perempuan tadi. Kulihat dia keluar dari kamar mandi dan menaruh BH ke mesin cuci. “Udah belum mbak? Udah gak tahan ni.” kataku lagi sambil meremas selangkanganku dan melangkah ke arahnya. Perempuan itu kelihatan jengah karena aku di dalam rumahnya. “Emm, sudah pak silakan.” katanya dengan wajah menunduk.

 

5,084 views
Cerita Sex Dewasa
COMMENTS Would you like to comment?